JAKARTA - Pemilik Lippo Grup James Riady menyebut Indonesia berpeluang masuk lebih dalam ke industri AI dan robotics. Ia mengatakan sejumlah perusahaan teknologi menaruh minat besar untuk masuk ke Indonesia, terutama Batam dan jalur Jakarta-Karawang.
James menyampaikan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli.
Menurut James, sektor AI dan robotics menjadi contoh industri masa depan yang melihat Indonesia secara positif. Ia menyebut perusahaan teknologi tertarik karena Indonesia memiliki kecukupan energi dan koneksi fiber ke dunia.
“Perusahaan-perusahaan teknologi sangat positif terhadap Indonesia. Rata-rata mereka ingin masuk ke Indonesia, khususnya di Batam dan juga di jalur Jakarta ke Karawang,” kata James.
AI atau kecerdasan buatan adalah teknologi yang membuat mesin mampu membaca data, mengenali pola, dan membantu mengambil keputusan. Robotics berkaitan dengan pengembangan mesin atau robot untuk menjalankan pekerjaan tertentu.
BACA JUGA: #
James mengatakan posisi luar negeri Indonesia yang bebas aktif ikut memberi ruang bagi pengembangan industri teknologi. Ia menyebut Indonesia dapat mengakses GPU chip yang banyak negara lain tidak bisa dapatkan.
GPU chip adalah chip komputasi yang banyak dipakai untuk mengolah data besar, termasuk dalam pengembangan AI.
Menurut James, kondisi itu membuka peluang agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar AI, tetapi juga basis produksi teknologi.
“Indonesia tidak saja menjadi konsumen AI, tetapi menjadi produsen, menjadi basis teknologi untuk setidaknya ASEAN, tapi juga untuk keseluruhan Global South,” ujarnya.
Namun, James juga menyinggung tantangan besar dari Revolusi Industri Keempat. Ia mengatakan perkembangan teknologi, terutama AI dan robotics, membuat industri padat karya semakin berkurang.
Karena itu, menurut James, pekerja harus disiapkan untuk masuk ke jenis industri baru.
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menyadari tantangan tersebut. James mengatakan ada sekitar 60 juta pekerja yang harus dilatih ulang dan dididik untuk menghadapi perubahan industri.
“Pak Presiden sangat sadar bahwa ada 60 juta pekerja kita yang harus dilatih ulang, harus dididik untuk memasuki industri yang baru,” kata James.
James juga menyinggung pembangunan kawasan industri di Jawa Tengah. Menurut James, pemerintah sedang mendorong pembangunan industri secara besar-besaran di wilayah tersebut.
Ia menyebut arah industri ke depan akan berbeda. Jawa Tengah bisa menjadi basis industri padat karya, sementara Jakarta bergerak ke sektor teknologi dan investasi yang lebih intensif.
[ Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. +
](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)
Tag Terpopuler
[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)
[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)
[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)
[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)
[#giias 2026](https://voi.id/tag/18873/giias-2026)