cd /news/artificial-intelligence/adopsi-ai-melesat-google-cloud-andal… · home topics artificial-intelligence article
[ARTICLE · art-60536] src=voi.id ↗ pub= topic=artificial-intelligence verified=true sentiment=· neutral

Adopsi AI Melesat, Google Cloud Andalkan Chip Sendiri untuk Hadapi Kelangkaan GPU

Google Cloud is managing surging AI demand without GPU shortages by leveraging its own TPU chips and a strong supplier network including NVIDIA, according to VP Moe Abdula. The company developed TPUs to handle AI workloads like voice search, while still using GPUs in regions without TPU infrastructure.

read1 min views2 publishedJul 15, 2026
Adopsi AI Melesat, Google Cloud Andalkan Chip Sendiri untuk Hadapi Kelangkaan GPU
Image: Voi (auto-discovered)

JAKARTA - Di tengah tingginya permintaan global terhadap chip dan GPU (Graphics Processing Unit) akibat lonjakan adopsi kecerdasan buatan (AI), Google Cloud mengaku masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.

Vice President of Technology and Customer Engineering Google Cloud, APAC, Moe Abdula mengaku lonjakan kebutuhan komputasi AI memang terjadi di hampir seluruh industri.

BACA JUGA: #

Namun, ia menyatakan, Google sejauh ini tidak mengalami kendala pasokan infrastruktur untuk mendukung layanan AI di platform cloud miliknya.

“Setiap kali teknologi baru muncul, maka memang kadang ada peningkatan demand. Tetapi, sejauh ini kami bisa mengelola peningkatan demand tersebut dalam hal misalnya AI Accelerator kami,” katanya dalam Google Cloud Media Briefing pada Rabu, 15 Juli.

Karena menurutnya, Google memiliki jaringan pemasok yang kuat untuk memastikan ketersediaan GPU bagi pelanggan Google Cloud. Salah satu contohnya adalah melalui kemitraannya dengan NVIDIA, yang saat ini mendominasi pasar GPU Al global.

Selain GPU, Google juga memperkuat posisinya dengan mengembangkan TPU (Tensor Processing Unit), yang merupakan chip khusus yang dikembangkan Google untuk menangani beban kerja AI dan machine learning.

Moe menjelaskan, pengembangan TPU dimulai ketika Google menyadari sistem AI membutuhkan arsitektur komputasi yang berbeda. Salah satu pemicunya adalah kebutuhan mengembangkan fitur pencarian berbasis suara.

"Jadi kami melakukan analisis, misalnya bagaimana kalau pencarian itu dilakukan menggunakan suara. Dan untuk itu diperlukan banyak rangkaian teknologi. Dari situlah TPU muncul. Dan kami menggunakannya sudah cukup lama untuk memungkinkan parallel processing," katanya.

Namun, Google tidak sepenuhnya bergantung pada TPU. Moe mengatakan bahwa perusahaan tetap menggunakan GPU di berbagai layanan dan data center, terutama pada wilayah yang infrastrukturnya belum dirancang untuk mendukung TPU.

[ Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. +

](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)

Tag Terpopuler

[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)

[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)

[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)

[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)

[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)
── more in #artificial-intelligence 4 stories · sorted by recency
── more on @google cloud 3 stories trending now
sponsored brought to you by zahid.host 4,200+ EU-deployed projects
reading about agents? ship yours in a single git push.

Run your AI side-project on zahid.host

EU-based hosting, git-push deploys, automatic HTTPS, no cold starts. Free tier with a custom domain — perfect for shipping the agent you just read about.

$git push zahid main
Live at https://your-agent.zahid.host
Get free account → Pricing
from €0/mo · no card required
LIVE [news/adopsi-ai-melesat-go…] indexed:0 read:1min 2026-07-15 ·