JAKARTA - Meta mencabut fitur AI Instagram yang memungkinkan pengguna memasukkan orang lain ke dalam gambar buatan kecerdasan buatan. Fitur itu ditarik setelah menuai protes karena akun publik otomatis dapat digunakan tanpa persetujuan aktif pemiliknya.
CNET dikutip Rabu, 15 Juli melaporkan, Meta mengumumkan penghentian fitur tersebut pada Jumat melalui pembaruan di blog perusahaan.
“Kami mendengar masukan bahwa fitur ini tidak tepat sasaran, sehingga tidak lagi tersedia,” tulis Meta.
Fitur itu diperkenalkan sepekan sebelumnya bersama model AI terbaru Meta untuk membuat gambar di Instagram. Pengguna dapat menandai akun publik, lalu memasukkan orang dari akun tersebut ke dalam gambar AI yang terlihat realistis.
Kemampuan itu dapat digunakan untuk membuat deepfake. Istilah tersebut merujuk pada gambar, video, atau suara buatan AI yang dibuat menyerupai orang sungguhan.
BACA JUGA: #
Meta sebenarnya menyediakan dua cara bagi pemilik akun untuk menolak penggunaan fitur tersebut. Namun, banyak pengguna memprotes keputusan perusahaan yang mengaktifkannya secara otomatis sejak awal.
Pemilik akun harus memilih keluar bila tidak ingin rupa atau penampilannya digunakan dalam gambar AI.
Serikat aktor Amerika Serikat SAG-AFTRA menyambut pencabutan fitur itu. Organisasi tersebut selama ini mendorong perlindungan wajah, suara, dan penampilan seniman dari penggunaan AI tanpa persetujuan.
“Bahaya tiruan digital tanpa persetujuan telah diketahui luas. Fitur yang mendorong perilaku semacam itu merupakan langkah yang tidak bijaksana. Kami menghargai penghentiannya. Itu merupakan keputusan yang bertanggung jawab,” kata SAG-AFTRA.
Model gambar dan video AI kini mampu menghasilkan konten yang semakin sulit dibedakan dari rekaman asli dengan mata telanjang.
Perusahaan teknologi mencoba mengatasinya melalui penanda digital yang disisipkan pada konten buatan AI serta label yang lebih jelas.
Meski demikian, tanda air dan label belum selalu membuat konten AI mudah dikenali. Alat pembuat dan penyunting gambar AI yang masih tersedia di Instagram juga dinilai dapat memperbesar persoalan tersebut.
Meta hanya mencabut kemampuan untuk menandai akun publik dan memasukkan orang tersebut ke dalam gambar. Fitur pembuatan serta penyuntingan gambar AI lainnya tetap dapat digunakan.
[ Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. +
](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)
Tag Terpopuler
[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)
[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)
[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)
[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)
[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)