# Sony Seret Udio ke Pengadilan, 30.117 Lagu Diduga Dipakai Latih AI Tanpa Izin

> Source: <https://voi.id/musik/586209/sony-seret-udio-ke-pengadilan-30-117-lagu-diduga-dipakai-latih-ai-tanpa-izin>
> Published: 2026-07-23 06:35:00+00:00

JAKARTA - Industri musik global kembali diguncang perselisihan terkait hak cipta dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sony Music Entertainment resmi melayangkan gugatan hukum terbaru terhadap platform generator musik berbasis AI, Udio.

Sony menuding startup tersebut telah menyalin secara ilegal lebih dari 30.000 lagu milik musisi di bawah nuangan mereka, termasuk Beyoncé, Harry Styles, hingga legenda rock and roll Elvis Presley, demi melatih model AI mereka.

Adapun gugatan didaftarkan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York pada Senin lalu. Langkah hukum ini menjadi kelanjutan dari tindakan hukum yang sebelumnya ditempuh Sony bersama Universal Music Group dan Warner Music Group sejak Juni 2024.

Dalam gugatan terbaru, Sony mengungkap fakta persidangan yang menunjukkan ditemukannya 30.117 trek lagu berhak cipta di dalam himpunan data pelatihan milik Udio.

"Prinsip-prinsip dasar hukum hak cipta menetapkan bahwa penggandaan rekaman suara yang dilindungi untuk tujuan mengembangkan produk AI komersial seperti milik Udio memerlukan izin dari pemegang hak," tegas Sony dalam berkas gugatannya, dikutip Variety, Kamis, 23 Juli

Sony menambahkan, jika praktik tersebut dibiarkan tanpa aturan hukum yang mengikat, produk AI berisiko mengikis nilai karya seni yang menjadi bahan baku utamanya. Hal itu dinilai berpotensi menggantikan, bukannya mendukung kreativitas manusia yang sejati.

## BACA JUGA:

Di sisi lain, Udio sebelumnya bergeming dan mengklaim bahwa proses pelatihan model AI mereka terhadap lagu-lagu berhak cipta di YouTube masuk dalam kategori pemanfaatan yang adil (fair use). Udio beralasan proses teknis tersebut bertujuan untuk menciptakan produk baru yang tidak melanggar hak cipta.

Namun, Sony menolak klaim tersebut. Label musik raksasa itu menilai Udio seharusnya bisa menempuh jalur lisensi resmi, sebagaimana yang mulai dilakukan oleh pesaing industri lainnya.

Sony kini menuntut ganti rugi setidaknya 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar untuk setiap karya yang dilanggar, sekaligus mendesak pengadilan melarang Udio menggunakan katalog lagu milik mereka di masa mendatang.

"Pada intinya, kasus ini adalah tentang memastikan bahwa hak cipta terus memberikan insentif bagi penemuan dan imajinasi manusia, sebagaimana yang telah terjadi selama berabad-abad. Mencapai tujuan ini tidak harus mengerdilkan inovasi teknologi, tetapi menuntut Udio untuk mematuhi hukum hak cipta dan menghormati para pencipta," pungkas Sony.

[
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)

### Tag Terpopuler

[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)

[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)

[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)

[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)

[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)
