# Serangan Siber Pakai AI Makin Meyakinkan, Bisnis dan Organisasi Jadi Sasaran

> Source: <https://voi.id/teknologi/584357/serangan-siber-pakai-ai-makin-meyakinkan-bisnis-dan-organisasi-jadi-sasaran>
> Published: 2026-07-11 18:15:00+00:00

JAKARTA - Pelaku kejahatan siber semakin banyak memakai kecerdasan buatan untuk membuat serangan lebih meyakinkan. AI kini dapat membantu menulis program berbahaya, menyusun surel palsu, menentukan sasaran, hingga menjalankan sebagian serangan secara otomatis.

Dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu, 11 Juli, pejabat keamanan siber Finlandia menilai tingkat ancaman masih tinggi. Phishing, ransomware, pencurian akun, dan serangan rantai pasok termasuk bahaya yang paling sering muncul.

Phishing adalah penipuan melalui pesan atau situs palsu untuk mencuri data. Ransomware merupakan program berbahaya yang mengunci data dan meminta tebusan. Sementara serangan rantai pasok menyasar pemasok atau mitra yang terhubung dengan sistem sebuah organisasi.

Kepala Riset perusahaan keamanan siber Sensofusion Mikko Hypponen mengatakan AI membuat kejahatan siber lebih efisien. Pelaku dapat memakainya untuk menulis malware atau perangkat lunak berbahaya, membuat surel phishing, mencari sasaran, dan mengotomatiskan sebagian serangan.

“AI menulis bahasa Finlandia lebih baik daripada kebanyakan orang Finlandia,” kata Hypponen, seperti dikutip lembaga penyiaran publik Finlandia, Yle.

## BACA JUGA:

Kemampuan itu membuat pelaku dapat menyusun pesan palsu dalam bahasa Finlandia yang lebih alami dan meyakinkan. Kerumitan bahasa tersebut tidak lagi menjadi penghalang bagi penipuan daring.

Direktur Jenderal Pusat Keamanan Siber Nasional Finlandia atau NCSC-FI Anssi Karkkainen mengatakan AI membuat serangan menjadi “lebih mudah, lebih murah, dan lebih meyakinkan”.

Risiko meningkat ketika pelaku menyamar sebagai orang atau organisasi yang dipercaya korban.

Namun, Karkkainen menegaskan AI bukan penyebab utama meningkatnya ancaman. Motif mencari uang, lemahnya perlindungan siber, serta semakin banyaknya sistem yang terhubung ke internet turut membuka peluang serangan.

Laporan Check Point Software Technologies mencatat serangan siber terhadap sasaran di Finlandia meningkat dibandingkan Juni tahun lalu. Pendidikan, penelitian, administrasi publik, dan telekomunikasi termasuk sektor yang paling banyak disasar.

Para pakar menyarankan organisasi rutin memperbarui perangkat lunak, memantau perangkat dan sistem, serta menjaga cadangan data yang dapat digunakan saat terjadi serangan.

[
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)

### Tag Terpopuler

[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)

[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)

[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)

[#venezuela](https://voi.id/tag/12084/venezuela)

[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)
