Samsung Tak Hanya Pasok HBM, SSD Server AI untuk Nvidia Mulai Diproduksi Massal Samsung Electronics has begun mass production of the PM1763 enterprise SSD for Nvidia's next-generation AI platform, Vera Rubin. The PCIe 6.0-based drive, using Samsung's ninth-generation V-NAND and a 4nm controller, offers sequential read speeds up to 28,400MB/s and write speeds up to 21,900MB/s, more than double its predecessor. This expands Samsung's AI server product line beyond high bandwidth memory (HBM) into large-scale data storage. JAKARTA - Samsung Electronics mulai memproduksi massal SSD enterprise untuk platform AI generasi berikutnya milik Nvidia, Vera Rubin. Langkah ini membuat raksasa cip Korea Selatan itu tidak hanya mengandalkan high bandwidth memory atau HBM, tetapi juga masuk lebih dalam ke penyimpanan server AI. Korea JoongAng Daily dikutip Kamis, 9 Juli, melaporkan, SSD baru itu bernama PM1763. Produk ini berbasis PCIe 6.0 dan dirancang untuk server AI yang membutuhkan pasokan data sangat besar. Samsung sebelumnya sudah memasok HBM untuk platform Vera Rubin. HBM adalah memori berkecepatan tinggi yang banyak dipakai dalam sistem AI. Dengan PM1763, lini produk Samsung untuk server AI menjadi lebih luas, dari memori cepat hingga penyimpanan data skala besar. PM1763 pertama kali diperkenalkan di konferensi pengembang Nvidia GTC 2026 pada Maret. Saat itu, Samsung menampilkan SSD tersebut sebagai solusi memori untuk Vera Rubin bersama HBM4 generasi keenam dan Small Outline Compression Attached Memory Module 2 atau Socamn2. SSD enterprise adalah SSD untuk server atau pusat data, bukan untuk laptop biasa. Perangkat ini menyimpan data dalam jumlah besar di server AI, lalu mengirimkannya dengan cepat ke GPU dan CPU. Dalam sistem AI, kecepatan transfer data kini makin penting. Model AI generatif terus membesar, sehingga kinerja sistem tidak hanya ditentukan oleh daya komputasi, tetapi juga oleh seberapa cepat data bisa dipindahkan. BACA JUGA: PM1763 menggunakan V-NAND generasi kesembilan milik Samsung dan controller 4 nanometer yang baru dikembangkan. Untuk konfigurasi 16TB, SSD ini memiliki kecepatan baca sekuensial hingga 28.400MB per detik dan kecepatan tulis hingga 21.900MB per detik. Kecepatan itu lebih dari dua kali lipat dibanding pendahulunya, PM1753. Menurut Samsung, PM1763 dapat mentransfer berkas model bahasa besar berukuran 40GB dalam sekitar 1,4 detik. Efisiensi dayanya juga lebih dari 1,8 kali lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Samsung merancang SSD ini untuk lingkungan server AI berpendingin cairan, sistem yang lazim dipakai untuk menangani panas dari beban kerja AI. PM1763 juga mendukung fitur keamanan, termasuk kriptografi pascakuantum. Teknologi ini disiapkan untuk menghadapi ancaman keamanan di masa depan ketika komputasi kuantum berkembang lebih jauh. Wakil Presiden sekaligus Kepala Perencanaan Produk Memori Samsung Electronics Choi Jang-seok mengatakan, PM1763 telah menyelesaikan validasi untuk platform AI generasi berikutnya. “Dibangun di atas kinerja terdepan di industri, PM1763 telah berhasil menyelesaikan validasi untuk platform AI generasi berikutnya dan berada pada posisi yang baik untuk mendukung kebutuhan infrastruktur AI yang terus berkembang,” kata Choi dikutip Korea JoongAng Daily. Menurut Choi, ukuran dan kompleksitas model AI yang terus membesar membuat kebutuhan kapasitas memori dan efisiensi operasional ikut meningkat. “Seiring model AI terus bertambah besar dan kompleks, PM1763 akan menjadi solusi utama yang memungkinkan pelanggan meningkatkan kapasitas memori secara efisien dan mengoptimalkan operasional AI,” ujarnya. Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. + https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id Tag Terpopuler prabowo subianto https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto donald trump https://voi.id/tag/29/donald-trump piala dunia 2026 https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026 venezuela https://voi.id/tag/12084/venezuela konflik timur tengah https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah