# Samsung Satukan Tim Robotik, Pertimbangkan Divisi HX untuk Humanoid

> Source: <https://voi.id/teknologi/585329/samsung-satukan-tim-robotik-pertimbangkan-divisi-hx-untuk-humanoid>
> Published: 2026-07-17 16:45:00+00:00

JAKARTA - Samsung Electronics berencana menyatukan tim riset dan komersialisasi robot yang selama ini tersebar. Langkah itu disiapkan untuk mempercepat pengembangan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan atau AI, terutama bagi kebutuhan pabrik.

Korea JoongAng Daily dilansir Jumat, 17 Juli, yang mengutip sumber industri, menyebut Samsung tengah menyiapkan organisasi khusus yang menggabungkan Future Robotics Office, unit robotik Samsung Research, dan Global Technology Research. Ketiganya berada di bawah Divisi Device eXperience atau DX.

Organisasi baru itu dapat dinaikkan menjadi divisi bisnis setelah memiliki lini produksi sendiri dan mulai menghasilkan keuntungan.

Salah satu nama yang dipertimbangkan adalah HX, singkatan dari Humanoid Experience. Samsung juga diperkirakan menunjuk pimpinan baru untuk menggantikan Oh Joon-ho, yang saat ini memimpin Future Robotics Office.

“Permintaan robot diperkirakan tumbuh signifikan, tidak hanya di pabrik, tetapi juga di rumah, restoran, rumah sakit, dan fasilitas perawatan jangka panjang,” kata Ketua Eksekutif Samsung Electronics Lee Jae-yong pada 29 Juni.

Untuk mendukung langkah itu, Samsung memperkuat perekrutan tenaga ahli. Perusahaan membuka lowongan internal berskala besar bagi pegawai Divisi DX, termasuk tiga posisi di bidang robotik.

## BACA JUGA:

Korea JoongAng Daily juga menyebut Samsung telah merekrut sejumlah eksekutif senior dari perusahaan teknologi global. Sebelum penggabungan tim dan perombakan jajaran pimpinan, manajemen perusahaan meninjau seluruh organisasi robotiknya.

Pengamat industri memperkirakan robot buatan Samsung dapat mulai digunakan di lini produksi perusahaan paling cepat pada paruh kedua tahun ini.

“Kami memprioritaskan bisnis robotik untuk mengotomatisasi fasilitas manufaktur,” kata Kepala Divisi DX Roh Tae-moon pada Januari.

Menurut Roh, teknologi yang dikembangkan untuk kebutuhan pabrik akan diperluas secara bertahap dari pasar antarbisnis atau B2B ke pasar konsumen.

Di sisi teknologi, Samsung dilaporkan telah membuat kemajuan dalam pengembangan tangan robot. Melalui Samsung Research, perusahaan mengembangkan teknologi yang mampu merakit dan memasukkan benda yang bentuknya mudah berubah, seperti kabel listrik.

Mengendalikan dan memasukkan kabel secara presisi dinilai sebagai salah satu tugas paling sulit dalam robotika manufaktur karena bentuknya terus berubah saat dipindahkan.

Teknologi tersebut terus disempurnakan agar dapat digunakan di pabrik. Samsung juga berupaya mengembangkan sendiri komponen utama yang disesuaikan dengan kebutuhan robotnya.

“Kami menjalankan strategi dua jalur melalui pengembangan internal dan kemitraan dengan perusahaan yang memiliki daya saing,” kata Samsung dalam konferensi laporan keuangan kuartal pertama.

Perusahaan juga membuka kemungkinan investasi, merger, dan akuisisi untuk memperluas ekosistem robotiknya.

Analis KB Securities Kim Dong-won menilai fasilitas semikonduktor Samsung menjadi modal penting bagi pengembangan humanoid.

Menurut Kim, fasilitas tersebut dapat menghasilkan data perilaku dari kegiatan manufaktur nyata untuk melatih robot. Nilai lingkungan produksi yang dapat dimanfaatkan itu diperkirakan mencapai 50 triliun hingga 100 triliun won, atau sekitar 33,7 miliar hingga 67,5 miliar dolar AS.

Akses terhadap data produksi dalam skala besar dinilai dapat membantu Samsung menerapkan robot humanoid di lingkungan industri lebih cepat.

[
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)

### Tag Terpopuler

[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)

[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)

[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)

[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)

[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)
