cd /news/artificial-intelligence/ri-teken-pendirian-waico-perkuat-ker… · home topics artificial-intelligence article
[ARTICLE · art-63246] src=voi.id ↗ pub= topic=artificial-intelligence verified=true sentiment=↑ positive

RI Teken Pendirian WAICO, Perkuat Kerja Sama Global di Bidang AI

Indonesia signed the founding document of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) in Shanghai on July 16, 2026, joining about 30 countries to strengthen global AI governance and cooperation. Coordinating Minister for Economic Affairs Airlangga Hartarto signed on behalf of President Prabowo Subianto, emphasizing AI development that is safe, trustworthy, and ethical for all humanity.

read2 min views1 publishedJul 17, 2026
RI Teken Pendirian WAICO, Perkuat Kerja Sama Global di Bidang AI
Image: Voi (auto-discovered)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia resmi menandatangani dokumen pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) di Shanghai, Kamis, 16 Juli 2026.

Penandatanganan dokumen pendirian tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas pada 13 Juli lalu.

Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi WAICO menjadi dukungan Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence atau AI).

Airlangga menegaskan bahwa penandatanganan ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo untuk mendorong Pembangunan ekonomi yang mempercepat Agenda Pembangunan Berkelanjutan dari PBB, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.

"Menyadari perlunya terlibat langsung dalam kerja sama internasional dan tata kelola global tentang AI untuk pengembangan yang sehat dan ke arah yang bermanfaat, aman, dan adil untuk kepentingan seluruh umat manusia, sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 Juli.

Sebagai informasi, penandatanganan dokumen tersebut dilakukan bersama dengan para perwakilan sekitar 30 negara, yang diwakili oleh beberapa Wakil Perdana Menteri, para Menteri dan pejabat setingkat Menteri serta para perwakilan pemerintah, termasuk Tiongkok sebagai tuan rumah, Brazil, Rusia, Malaysia, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya.

Airlangga menyampaikan dokumen ini merupakan kesepakatan untuk membentuk WAICO atau dokumen "Agreement on the Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO)".

WAICO didirikan sebagai organisasi internasional antarpemerintah yang independen dan diberikan personalitas hukum internasional dan semua negara yang menandatangani dokumen perjanjian ini akan menjadi pendiri dan Negara Anggota WAICO.

Momentum penandatangan dokumen perjanjian pendirian WAICO berlangsung dalam rangkaian acara konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai.

Sebelum penandatanganan, dilakukan pertemuan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping dan juga pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

Penandatanganan ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan kemitraan antarnegara, untuk mendorong tata kelola kecerdasan artifisial (AI).

Langkah ini juga menandai babak baru berdirinya WAICO sebagai organisasi internasional antarpemerintah yang independen dan berfokus pada kerja sama kecerdasan buatan (AI) di ranah sipil (civilian domain) secara inklusif dan non-diskriminatif.

Airlangga mengatakan kehadiran Indonesia sebagai salah satu anggota pendiri (founding member) organisasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong tata kelola AI global yang berpusat pada manusia (human-centric).

BACA JUGA: #

Dia menilai, pendekatan itu penting agar manfaat AI dapat dirasakan secara setara oleh seluruh negara, terutama negara berkembang, dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

"Penandatanganan dokumen perjanjian pendirian WAICO hari ini adalah tonggak penting bagi kita semua. Melalui wadah ini, Indonesia berkomitmen untuk mengambil peran aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi secara global (bridging the AI divide). Kehadiran para perwakilan pemerintah negara sahabat menegaskan bahwa kita memiliki visi yang sama dalam mengelola AI agar lebih aman (safe), terpercaya (trustworthy), dan beretika (ethical)," pungkasnya.

[ Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. +

](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)

Tag Terpopuler

[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)

[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)

[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)

[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)

[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)
── more in #artificial-intelligence 4 stories · sorted by recency
── more on @indonesia 3 stories trending now
sponsored brought to you by zahid.host 4,200+ EU-deployed projects
reading about agents? ship yours in a single git push.

Run your AI side-project on zahid.host

EU-based hosting, git-push deploys, automatic HTTPS, no cold starts. Free tier with a custom domain — perfect for shipping the agent you just read about.

$git push zahid main
Live at https://your-agent.zahid.host
Get free account → Pricing
from €0/mo · no card required
LIVE [news/ri-teken-pendirian-w…] indexed:0 read:2min 2026-07-17 ·