Presiden OpenAI Sebut Siapkan Satu Keluarga Perangkat ChatGPT OpenAI President Greg Brockman confirmed the company is building a family of devices for ChatGPT, not just a single gadget, as part of a push toward voice-based computer interaction. Speaking with Joanna Stern on YouTube, Brockman said the focus is on long-term value rather than a specific product, and hinted at an imminent launch without giving a date. He also addressed a lawsuit from Apple over alleged trade secret theft, stating OpenAI has no interest in other companies' trade secrets. JAKARTA - OpenAI tidak hanya menyiapkan satu gawai untuk ChatGPT. Presiden OpenAI Greg Brockman mengonfirmasi perusahaan sedang membangun satu keluarga perangkat, di tengah dorongan agar interaksi dengan komputer makin banyak dilakukan lewat suara. Yahoo Tech dikutip Senin, 3 Agustus, melaporkan, pernyataan itu disampaikan Brockman saat berbincang dengan Joanna Stern di kanal YouTube miliknya. Saat ditanya soal rumor pengeras suara pintar berbasis AI, Brockman tidak membenarkan atau membantah. Ia justru mengatakan OpenAI sedang menyiapkan beberapa perangkat. “Kami sedang membangun satu keluarga perangkat,” kata Brockman. Menurut Brockman, fokus OpenAI bukan pada satu produk tertentu, melainkan pada nilai yang bisa diberikan perangkat itu dalam jangka panjang. Soal waktu peluncuran, Brockman belum membuka tanggal pasti. “Anda harus menantikannya segera,” ujarnya. BACA JUGA: Rencana perangkat ChatGPT ini mencuat saat OpenAI disebut bekerja sama dengan mantan kepala desain Apple, Jony Ive. Kerja sama itu ikut menjadi sorotan karena Apple menggugat perusahaan tersebut atas dugaan pencurian rahasia dagang. Brockman tidak menjelaskan detail perkara itu karena proses hukum masih berjalan. Namun, ia menegaskan OpenAI tetap fokus pada pengembangan teknologinya sendiri. “Kami fokus pada pengembangan dan teknologi kami sendiri,” kata Brockman. “Kami tidak memiliki kepentingan terhadap rahasia dagang perusahaan lain. Kami cukup inovatif,” ujarnya. Brockman juga menjelaskan alasan OpenAI mulai serius masuk ke perangkat keras. Ia menilai berbicara akan menjadi cara yang lebih alami untuk berinteraksi dengan mesin dibanding mengetik. Perangkat keras berarti gawai fisik, seperti ponsel, komputer, speaker pintar, atau alat lain yang langsung dipakai pengguna. Menurut Brockman, berbicara dengan komputer suatu hari bisa menggantikan banyak aktivitas mengetik yang selama ini dilakukan pengguna. Yahoo Tech menyebut, Brockman juga menyinggung masker kedap suara berbentuk “paruh” yang dipakai sebagian pekerja kantor. Alat itu memungkinkan pengguna berbicara dengan komputer tanpa mengganggu orang di sekitarnya. Brockman mengaku tidak memakai perangkat tersebut. Namun, menurut dia, keberadaan alat itu menunjukkan ada kebutuhan pasar, meski bentuknya terlihat agak aneh. Di sisi privasi, Brockman mengatakan OpenAI berinvestasi pada teknologi yang memberi jaminan dapat diverifikasi dan diaudit. Tujuannya, hanya AI yang meninjau data pribadi pengguna. Mode percakapan sementara ChatGPT ikut menjadi perhatian karena pengguna ingin tahu sejauh mana data pribadi mereka tetap terlindungi saat memakai layanan AI. Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. + https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id Tag Terpopuler prabowo subianto https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto donald trump https://voi.id/tag/29/donald-trump febrie adriansyah https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah konflik timur tengah https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah giias 2026 https://voi.id/tag/18873/giias-2026