Moonshot Luncurkan Kimi K3, Model AI Berbobot Terbuka 2,8 Triliun Parameter Chinese AI startup Moonshot launched Kimi K3, a 2.8-trillion-parameter open-weight model it claims is the world's largest, rivaling US frontier models. The release intensifies the China-US AI race as Moonshot, Z.ai, and MiniMax push cheaper, more powerful models. Kimi K3 targets advanced reasoning and long-context tasks, with performance comparable to OpenAI's GPT-5.5 and Anthropic's Claude Opus 4.8. JAKARTA – Perusahaan rintisan kecerdasan buatan asal China, Moonshot, meluncurkan Kimi K3, model dengan 2,8 triliun parameter. Moonshot mengklaimnya sebagai model AI berbobot terbuka terbesar di dunia, dengan kinerja yang mulai mendekati model terdepan asal Amerika Serikat. Kyodo News dikutip Jumat, 17 Juli, menyebut Kimi K3 diluncurkan sebulan setelah pemerintah AS menarik model Fable dan Mythos milik Anthropic dari penggunaan karena kekhawatiran keamanan. Peluncuran itu memperlihatkan persaingan AI China dan AS semakin ketat. Moonshot, Z.ai, dan MiniMax terus merilis model yang lebih kuat dengan biaya lebih rendah. Kimi K3 dirancang untuk penalaran tingkat lanjut, pemrograman jangka panjang, dan pekerjaan berbasis pengetahuan. Moonshot menyebutnya sebagai model berbobot terbuka pertama yang mendekati tiga triliun parameter. Parameter merupakan unsur dalam model AI yang membantu sistem mengenali pola dan menghasilkan jawaban. BACA JUGA: Kimi K3 juga memiliki jendela konteks satu juta token. Token adalah potongan teks yang diproses AI, seperti kata, bagian kata, atau tanda baca. Fitur itu memungkinkan Kimi K3 memproses dan mempertahankan jauh lebih banyak informasi dalam satu perintah dibandingkan model generasi sebelumnya. Moonshot mengklaim Kimi K3 mampu bersaing dengan Fable 5. Model tersebut juga disebut jauh mengungguli Opus 4.8, GPT-5.6 Sol, dan GPT-5.5 dalam optimasi kernel GPU. Optimasi itu digunakan untuk memaksimalkan kerja perangkat keras AI sekaligus mengurangi waktu tunggu saat model menjalankan tugas. Hasil pengujian pihak ketiga juga menempatkan Kimi K3 di jajaran atas. Arena.ai menaruhnya di posisi pertama dalam tolok ukur pembuatan antarmuka web. Vals AI menempatkan Kimi K3 di urutan kedua secara keseluruhan, di bawah Fable 5 dan di atas GPT-5.6 Sol. Artificial Analysis menilai kinerjanya sebanding dengan GPT-5.5 milik OpenAI dan Claude Opus 4.8 milik Anthropic, terutama untuk tugas rumit yang membutuhkan banyak tahapan. Kyodo News juga mencatat perusahaan AI China mempercepat peluncuran model ketika persaingan global semakin ketat. Sebelumnya, Z.ai merilis GLM-5.2 yang mencatat skor mendekati model tertutup terbaik asal AS dalam sejumlah pengujian. Hasil itu menggoyahkan pandangan sebagian analis Barat bahwa model AI China masih tertinggal sedikitnya enam bulan dari pesaing Amerika. MiniMax juga sedang mengembangkan model dengan 2,7 triliun parameter yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada kuartal ketiga 2026. Perusahaan tersebut juga menyiapkan H3, model multimodal yang dapat memproses lebih dari satu jenis data, seperti teks dan gambar, sebagaimana sebelumnya dilaporkan Reuters. Perlombaan menuju model dengan triliunan parameter mencerminkan meningkatnya kebutuhan terhadap sistem otonom yang mampu menangani tugas penalaran kompleks. Sejumlah laboratorium AI juga mengembangkan sistem yang mampu meningkatkan kemampuannya sendiri secara mandiri. Proses tersebut dikenal sebagai peningkatan diri rekursif. Sebelum Kimi K3 hadir, LongCat-2.0 milik Meituan dan V4-Pro milik DeepSeek memimpin industri AI China dengan model berukuran 1,6 triliun parameter. Sejumlah pesaing domestik lainnya juga telah melewati ambang satu triliun parameter. Model berbobot terbuka memungkinkan pengguna mengunduh, menjalankan, dan menyesuaikan sistem dasarnya. Model semacam ini berbeda dari sistem tertutup yang dikendalikan pemiliknya. Moonshot mengatakan Kimi K3 membawa dua perubahan besar pada arsitekturnya. Perubahan itu diklaim meningkatkan efisiensi komputasi dan membantu model menyelesaikan tugas pemrograman panjang dengan sedikit pengawasan manusia. Perusahaan yang didukung Alibaba dan Tencent itu juga tengah memperbesar modal. Bloomberg sebelumnya melaporkan Moonshot mencari pendanaan baru sebesar 2 miliar dolar AS dengan valuasi sekitar 30 miliar dolar AS menjelang kemungkinan melantai di Bursa Hong Kong. Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. + https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id Tag Terpopuler prabowo subianto https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto donald trump https://voi.id/tag/29/donald-trump piala dunia 2026 https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026 febrie adriansyah https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah konflik timur tengah https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah