Militer China Ungkap Sistem AI untuk Rencanakan Serangan Udara China's military has revealed an artificial intelligence system designed to plan and coordinate air strikes, developed for military exercises involving dozens of units and hundreds of targets, according to a South China Morning Post report. Military analyst Zhang Junshe told Global Times that the AI can calculate battlefield developments in real time, determine optimal targets for various weapons, and improve strike accuracy while reducing resource waste, highlighting Beijing's push to integrate advanced technology into People's Liberation Army operations. JAKARTA - Militer Chinamengungkap rancangan sistem kecerdasan buatan AI untuk merencanakan dan mengoordinasikan serangan udara, demikian laporan South China Morning Post. Sistem AI tersebut dikembangkan untuk latihan militer yang melibatkan puluhan unit dan ratusan target, serta membantu menyusun rencana operasi tempur. Langkah itu menunjukkan upaya Beijing mempercepat integrasi teknologi canggih ke dalam operasi Tentara Pembebasan Rakyat PLA , ungkap laporan South China Morning Post tersebut. Dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 4 Agustus, analis militer Zhang Junshe mengatakan kepada Global Times, AI dapat membantu proses pengambilan keputusan dalam operasi militer. BACA JUGA: Menurut Zhang, teknologi tersebut mampu menghitung perkembangan medan perang secara waktu nyata dan menentukan sasaran optimal bagi berbagai jenis senjata. AI juga dapat membantu menentukan waktu penggunaan amunisi, meningkatkan akurasi serangan, serta mengurangi pemborosan sumber daya selama operasi, katanya. Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. + https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id Tag Terpopuler prabowo subianto https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto donald trump https://voi.id/tag/29/donald-trump febrie adriansyah https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah konflik timur tengah https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah giias 2026 https://voi.id/tag/18873/giias-2026