JAKARTA – ByteDance dan Alibaba akan menutup fitur pendamping AI buatan pengguna di aplikasi mereka mulai 15 Juli. Keputusan itu diambil saat aturan baru China mulai berlaku, tetapi standar rinci dan cara penerapannya belum diterbitkan.
Yicai Global dikutip Senin, 13 Juli, melaporkan, Doubao milik ByteDance dan Qwen milik Alibaba akan menghapus fitur agen AI antropomorfik. Fitur ini berupa karakter atau persona AI yang dibuat pengguna untuk berinteraksi layaknya manusia, terutama sebagai teman berbincang dan pendamping emosional.
Pemberitahuan penyesuaian layanan itu dirilis pada 3 Juni. Penghapusan dilakukan bertepatan dengan mulai berlakunya Langkah Sementara untuk Pengelolaan Layanan Interaktif AI Antropomorfik pada 15 Juli.
Aturan tersebut meminta pengawasan dilakukan secara hati-hati dan dibedakan berdasarkan tingkat risiko. Namun, belum terbitnya standar rinci membuat pengembang belum memiliki kepastian mengenai cara memenuhi ketentuan tersebut.
Keputusan ByteDance dan Alibaba memicu kekecewaan di kalangan pengguna. Sejumlah warganet menilai fitur tidak perlu dihapus seluruhnya jika perhatian utama regulator adalah melindungi anak di bawah umur.
BACA JUGA: #
Mereka mengusulkan verifikasi identitas asli atau layanan berbayar sebagai pilihan lain, bukan langsung menutup fitur pendamping AI.
ByteDance dan Alibaba meminta pengguna menyimpan data penting sebelum layanan dihentikan. Informasi pengaturan agen dan percakapan dapat disimpan melalui tangkapan layar, ekspor percakapan, atau cara lain.
Kedua perusahaan menyebut data akan dihapus setelah jangka waktu tertentu. Namun, tidak dijelaskan berapa lama data tersebut akan disimpan.
Pengguna ByteDance masih dapat beralih ke Maoxiang, aplikasi AI interaktif lain milik perusahaan induk TikTok. Di sana, pengguna tetap dapat membuat dan memakai layanan agen AI.
Menurut analis, penghapusan fitur persona AI tidak berarti ByteDance dan Alibaba mengurangi bisnis AI mereka. Langkah itu lebih berkaitan dengan penyesuaian terhadap aturan baru.
Analis memperkirakan perusahaan lain juga akan memisahkan fitur interaksi AI berisiko tinggi dari aplikasi utama. Fitur tersebut dapat dipindahkan ke aplikasi tersendiri agar lebih mudah disesuaikan dengan ketentuan regulator.
[ Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. +
](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)
Tag Terpopuler
[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)
[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)
[#piala dunia 2026](https://voi.id/tag/9889/piala-dunia-2026)
[#venezuela](https://voi.id/tag/12084/venezuela)
[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)