{"slug": "ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik", "title": "AI Bikin Logam Dasar Diburu, Harga Tembaga hingga Nikel Naik", "summary": "Harga logam dasar naik pada Juli 2025, dengan tembaga melonjak 4,7 persen per pon, nikel naik 5,2 persen, aluminium dan seng masing-masing naik 2,5 persen, didorong permintaan kuat dari sektor AI, pelemahan dolar AS, dan risiko pasokan, menurut laporan Anadolu Agency. Pakar pasar berjangka dan komoditas Zafer Ergezen mengatakan AI adalah sektor yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan global dan permintaan logam dasar meningkat signifikan karena pertumbuhan sektor tersebut.", "body_md": "JAKARTA - Harga logam dasar naik pada Juli. Permintaan dari sektor kecerdasan buatan atau AI ikut menjadi pemicu, sementara pasar masih mencemaskan pasokan tembaga, aluminium, nikel, dan seng.\n\nAnadolu Agency dikutip Rabu, 5 Agustus, melaporkan, harga logam dasar terdorong permintaan kuat dari sektor AI, pelemahan dolar AS, risiko pasokan, serta mengecilnya peluang Federal Reserve AS menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.\n\nLogam dasar adalah kelompok logam industri seperti tembaga, aluminium, nikel, dan seng. Logam ini banyak dipakai dalam manufaktur, teknologi, dan energi.\n\nHarga tembaga melonjak 4,7 persen per pon. Kenaikan terjadi karena pasar khawatir proyek tambang yang berjalan dan yang direncanakan belum cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan.\n\nKerja sama Korea Selatan dan Chile dalam mineral kritis ikut menopang permintaan. Seoul dan Santiago menandatangani lima kesepakatan terkait litium dan tembaga.\n\nKerja sama itu mencakup kemitraan rantai nilai penuh, pertukaran informasi, dan kerja sama teknologi.\n\nMineral kritis adalah mineral yang penting bagi industri strategis, tetapi pasokannya rawan terganggu. Litium dan tembaga termasuk kelompok ini karena dibutuhkan dalam banyak rantai industri modern.\n\nDi sisi pasokan, pasar masih mencemaskan produksi tambang di Chile. Biaya pemrosesan yang rendah juga memberi sinyal pasokan sedang ketat.\n\nStok tembaga global terus turun. Pada saat yang sama, permintaan dari China tetap kuat. Kombinasi ini membuat tekanan kenaikan harga makin besar.\n\nProduksi tembaga juga menghadapi cuaca yang tidak mendukung dan gangguan operasional. Washington diperkirakan akan mengenakan tarif atas impor tembaga. Rencana itu ikut memperbesar kecemasan pasar.\n\nHarga aluminium naik 2,5 persen per pon. Pendorongnya datang dari ketegangan di Timur Tengah, persediaan rendah, dan kenaikan ekspor aluminium China yang menunjukkan permintaan global masih kuat.\n\nMenurut laporan prospek terbaru Badan Energi Internasional atau IEA, harga aluminium dan tembaga naik antara Januari 2025 dan April 2026 karena kendala pasokan. Harga tembaga juga sempat menguji rekor tertinggi.\n\nPersediaan aluminium di London Metal Exchange dan Shanghai Futures Exchange terus turun. Dua bursa itu menjadi salah satu rujukan pasar untuk membaca stok dan harga logam.\n\nKonflik Timur Tengah dilaporkan membuat pengadaan kaleng aluminium lebih sulit. Gangguan ini ikut memengaruhi operasi perusahaan seperti Coca-Cola.\n\nAnadolu Agency menyebut, pengiriman aluminium dari Indonesia juga terganggu oleh aturan kontrol baru atas unsur tanah jarang, uranium, dan timah. Kondisi tersebut menambah tekanan pada rantai pasok.\n\nUnsur tanah jarang adalah kelompok mineral penting yang banyak digunakan dalam produk teknologi tinggi.\n\nHarga nikel naik lebih tajam, yakni 5,2 persen per pon. Kenaikan terjadi setelah AS dilaporkan berencana mengenakan tarif 12,5 persen atas impor dari 60 negara.\n\nRencana tarif itu memicu kekhawatiran biaya perdagangan nikel meningkat. Nikel banyak dipakai untuk baja nirkarat dan baterai.\n\nHarga seng juga naik 2,5 persen per pon. Persediaan rendah dan risiko pasokan menjadi perhatian utama pasar.\n\nPakar pasar berjangka dan komoditas Zafer Ergezen mengatakan kepada Anadolu, permintaan dari industri pertahanan dan AI berperan penting dalam kenaikan harga logam dasar pada Juli.\n\n“AI adalah sektor yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan global karena sektor ini menarik investasi paling besar dan, akibatnya, mengalami pertumbuhan paling kuat,” kata Ergezen.\n\nIa mengatakan permintaan logam dasar meningkat signifikan karena pertumbuhan sektor AI.\n\nMenurut Ergezen, tekanan jual pada saham AI belakangan ini memang memunculkan pertanyaan soal keberlanjutan investasi besar AI dan profitabilitas perusahaan di sektor tersebut. Namun, permintaan dan pertumbuhan AI masih kuat.\n\n“Pertumbuhan ini diperkirakan akan berlanjut pada periode mendatang, dan kita akan melihat tren kenaikan pada logam dasar tertentu tetap kuat, atau setidaknya lebih tahan terhadap penurunan,” ujarnya.\n\n[\nAdd VOI as a Preferred Source\nFollow VOI news updates across Google.\n+\n](https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id)\n\n### Tag Terpopuler\n\n[#prabowo subianto](https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto)\n\n[#donald trump](https://voi.id/tag/29/donald-trump)\n\n[#febrie adriansyah](https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah)\n\n[#konflik timur tengah](https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah)\n\n[#giias 2026](https://voi.id/tag/18873/giias-2026)", "url": "https://wpnews.pro/news/ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik", "canonical_source": "https://voi.id/teknologi/588361/ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik", "published_at": "2026-08-05 14:45:00+00:00", "updated_at": "2026-08-05 15:41:10.296962+00:00", "lang": "en", "topics": ["artificial-intelligence"], "entities": ["Anadolu Agency", "Federal Reserve", "Korea Selatan", "Chile", "Badan Energi Internasional", "London Metal Exchange", "Shanghai Futures Exchange", "Zafer Ergezen"], "alternates": {"html": "https://wpnews.pro/news/ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik", "markdown": "https://wpnews.pro/news/ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik.md", "text": "https://wpnews.pro/news/ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik.txt", "jsonld": "https://wpnews.pro/news/ai-bikin-logam-dasar-diburu-harga-tembaga-hingga-nikel-naik.jsonld"}}