360 Siapkan Nano Work, Agen AI untuk Kerja Perusahaan 360 Security Group launched Nano Work, an AI agent platform for enterprises, at an event in Beijing on July 31, with founder and Chairman Zhou Hongyi saying bosses must be the first to use AI. The platform offers a 100 million token trial per early user and aims to help 1,000 small businesses improve operational efficiency. Nano Work was tested internally for five months across 1,000 business scenarios, with 56,000 user inputs and 166 updates. JAKARTA - 360 Security Group meluncurkan Nano Work, platform agen AI untuk perusahaan. Platform ini menyasar pemilik bisnis, startup, usaha perorangan, hingga karyawan. China Daily dikutip Jumat, 31 Juli, melaporkan, pendiri sekaligus Chairman 360 Security Group, Zhou Hongyi, memperkenalkan Nano Work dalam acara peluncuran di Beijing. Ia menilai adopsi AI di perusahaan tidak bisa hanya diserahkan kepada staf teknis atau karyawan. “Ketika perusahaan mengadopsi AI, bos harus menjadi orang pertama yang menggunakannya,” kata Zhou. Nano Work diposisikan sebagai platform kerja agen cerdas untuk organisasi yang ingin memakai AI dalam operasional harian. Zhou menyebut platform ini dirancang untuk menciptakan “organisasi super”, saat kecerdasan manusia dan mesin bekerja bersama. Agen AI adalah sistem kecerdasan buatan yang dapat menjalankan tugas berdasarkan tujuan yang diberikan pengguna. Dalam perusahaan, agen AI bisa membantu riset, perencanaan, pembuatan konten, analisis, hingga pekerjaan administratif. BACA JUGA: Untuk mempercepat adopsi, 360 menyiapkan uji coba 100 juta token bagi setiap pengguna awal. Token adalah satuan pemrosesan dalam layanan AI. Makin rumit tugas yang dijalankan, biasanya makin besar token yang dipakai. Program itu disertai pelatihan khusus dan pendampingan langsung. Target awalnya, membantu 1.000 usaha kecil menerapkan AI secara nyata dan mendapat peningkatan efisiensi operasional. China Daily menyebut, 360 menguji Nano Work secara internal selama lima bulan sebelum diluncurkan. Dalam uji coba itu, tim 360 memakai berbagai agen, termasuk kerangka kerja OpenClaw, pada lebih dari 1.000 skenario bisnis nyata. Perusahaan juga mengumpulkan lebih dari 56.000 masukan pengguna dan melakukan 166 pembaruan. “Nano Work bukan sekadar pembungkus sederhana untuk satu agen tertentu,” kata Zhou. Menurut Zhou, platform ini menyembunyikan lapisan teknis yang rumit agar kemampuan AI bisa langsung dipakai sebagai alat produktivitas. Ia juga mengatakan keamanan ditanamkan sejak awal. Peluncuran Nano Work menyasar masalah yang selama ini membuat banyak perusahaan ragu memakai agen AI. Masalah itu antara lain konsumsi token yang sulit diprediksi untuk tugas rumit, pengaturan teknis yang tidak sederhana, pemilihan model AI, batas izin akses, stabilitas tugas, dan keamanan data. “Agen hanya bisa benar-benar masuk ke tempat kerja jika kita sekaligus menyelesaikan masalah biaya, kemudahan akses, izin, stabilitas, keamanan, dan pengembangan berkelanjutan,” kata Zhou. Untuk menjawab tantangan itu, Nano Work memakai arsitektur lima pilar. Isinya meliputi mesin multi-agen, fondasi multi-model, kantor berbasis cloud, beberapa mode kerja, serta deretan agen “ahli” untuk tugas tertentu. Multi-agen berarti platform dapat memakai beberapa agen AI untuk tugas berbeda. Multi-model berarti platform dapat memilih lebih dari satu model AI sesuai kebutuhan kerja. Pengguna cukup menyampaikan tujuan kerja. Setelah itu, platform akan memilih kombinasi pakar AI, model, dan jalur eksekusi yang dianggap paling sesuai, tanpa perlu penyetelan manual. Bagi pemilik bisnis, Nano Work membantu analisis operasional, pelacakan pertumbuhan, dan pengelolaan progres. Bagi pelaku usaha perorangan, platform ini membantu pencarian peluang, validasi produk, pembuatan konten, dan pemasaran. Untuk karyawan, Nano Work ditujukan untuk mempercepat riset, penyusunan rencana, produksi materi, dan pengiriman hasil kerja. Add VOI as a Preferred Source Follow VOI news updates across Google. + https://www.google.com/preferences/source?q=https://voi.id Tag Terpopuler prabowo subianto https://voi.id/tag/15/prabowo-subianto donald trump https://voi.id/tag/29/donald-trump febrie adriansyah https://voi.id/tag/15361/febrie-adriansyah konflik timur tengah https://voi.id/tag/18400/konflik-timur-tengah giias 2026 https://voi.id/tag/18873/giias-2026